Rambu Lalu Lintas Naga Listrik
Target Konsep: Konsep Polarisasi (Positif ke Positif, Negatif ke Negatif).
Alat Utama: Baterai, kabel jepit buaya, 1x LED besar, mobil-mobilan Lego.
📜 Structure & Timeline Sesi (30 Menit)
1. Pembuka & Skrip Dongeng (7 Menit)
(Pasang mobil-mobilan Lego di depan anak)
Ayah/Ibu:
"Kak, mobil Lego ini kalau mau masuk ke jalan tol harus lewat pintu yang benar, kan? Kalau lawan arah, bisa tabrakan!
Nah, Naga Listrik juga sama! Naga Listrik itu pemalu. Dia cuma mau masuk lewat Pintu Merah (+) dan keluar lewat Pintu Hitam (-). Kalau kita balik pasang jalannya, Naga Listriknya bingung dan gak mau lewat!"
2. Eksekusi Proyek & Misi (15 Menit)
Misi: Menjadi Polisi Lalu Lintas Listrik.
Biarkan anak memegang LED besar.
Uji Coba 1 (Jalan Benar):
Minta anak menjepit kabel Merah ke Kaki Panjang, dan kabel Hitam ke Kaki Pendek.
Lampu menyala! Minta anak berteriak: "Jalan Benar!"
Uji Coba 2 (Lawan Arah):
Minta anak menukar jepitan: Merah ke Kaki Pendek, Hitam ke Kaki Panjang.
Lampu TIDAK menyala.
Ask: "Kenapa lampunya mati, Kak?"
Child Response / Guiding: "Karena lawan arah! Naganya mogok!"
Game Tantangan "Tebak Angka Kaki":
Sediakan 2 LED berbeda warna. Minta anak membandingkan panjang kaki LED dan menentukan kabel mana yang harus dijepitkan ke kaki yang lebih panjang.
3. Selebrasi & Beres-Beres (5 Menit)
"Hebat! Hari ini Kakak berhasil jadi Polisi Lalu Lintas Listrik. Naga Listrik gak ada yang jalan lawan arah lagi!"